Moonrise Over Egypt (2018)

Moonrise Over Egypt (2018)

Moonrise Over Egypt (2018), Moonrise Over Egypt adalah film histori indonesia paling baru 2018 yang berjenis suspense histori. Film Moonrise Over Egypt disutradarai oleh Pandu Adiputra juga diproduseri Amir Sambodo serta Adie Marzuki. Sebagian artis kawakan Indoensia ikut membintang film Moonrise Over Egypt ini, seperti Prit Timothy, Mark Sungkar, Ganda serta Vikri Rasta.

Momen terpenting dalam histori Indonesia terkait perjuangan untuk mendapat pernyataan de jure sangatlah tidak sering terekspos. Minimnya literasi histori yang bercerita sesi ini nyatanya sembunyikan satu dramaturgi menegangkan yang sarat dengan cerita spionase serta intrik politik. Film ini membuka momen itu dengan gamblang, berdasar pada satu penelitian histori yang mendalam oleh beberapa periset histori.

Film Moonrise Over Egypt mendatangkan satu karya sinematografi yang terkecuali jadi tontonan yang menghibur juga sarat dengan rahasia histori yang menegangkan sekaligus juga inspiratif. Dikerjakan oleh team pekerja film yang sangatlah memiliki pengalaman ikut serta dalam project film Indonesia papan atas, seperti team produksi dari sineas sekelas Garin Nugroho, Rizal Mantovani, Hanung Bramantyo, Jose Purnomo serta yang lain.

Dengan idealisme serta keterampilan yang terlatih, film ini di produksi untuk memperkaya khasanah perfilman tanah air dengan satu siaran berkualitas serta berkwalitas. Team produksi yang mempunyai dedekasi tinggi pada perubahan industri film tanah air, juga membawa terobosan-terobosan paling baru dalam pembuatan film berjenis suspense histori. Film hasil garapan rumah produksi TVSFilms serta Indovasi akan tampil perdana di bioskop tanggal 22 Maret 2018.

Sinopsis

Pada bln. April seputar th. 1947, empat orang diplomati Idonesia diutus pergi Kekairo untuk mengusahakan selekasnya ada pernyataan de jure dari pemerintahan Mesir ke Kedaulatan Indonesia. Mereka yang diutus itu yakni Haji Agus Salim, Mohammad Rasjidi, Nazir Datuk Sutan Pamuntjak serta Abdurrachman Baswedan. Walau demikian tugas yang mereka kerjakan di sana tidak sesuai sama yang diinginkan.

Willem Van Recteren Limpurg yang disebut Duta Besar Belanda untuk Mesir membuat rangkaian strategi supaya empat utusan Indonesia itu tidak berhasil. Dengan didampingi Cornelis Adriaanse yang disebut seseorang Duta Besar Keliling Belanda, Willem menakuti Pemerintah Mesir. Mereka berdua bersiasat akan mencabut semuanya support kebutuhan luar negeri negaranya pada pemerintahan Mesir, bila menyepakati kedaulatan Indonesia.

Gertakan ke-2 aparat Belanda itu segera bikin takut Nokrasyi, karena politik dalam pemerintahannya jelas akan terganggu. Dia juga dipaksa untuk menangguhkan juga tunda kajian terkait Idonesia. Karena penundaan itu Agus Salim juga teman-temannya mesti pontang panting kira-kira dua bln. di Kairo. Hari bertukar hari pada akhirnya Agus Salim mencium strategi jahat juga tidak beres Nokrasyi. Agus Salim juga teman-temannya juga mencurigai perintah Belanda ada dibalik dalang yang Nokrasyi kerjakan dalam pemerintahannya. Pada akhirnya makin lama dia mencurigai sadar perjuangannya di Mesir dijegal.

Disisi lainnya kondisi jadi semakin kronis juga genting waktu tertiup berita buruk dari tanah air. Berita itu yakni terkait gerakan pasukan Nederlandsch Indië Civil Administratie (NICA) yang tengah mengepung banyak wilayah Republik Indonesia. Akankah Idonesia berhasi mendapat pernyataan de jure? Simak sinopsis film indonesia paling baru yang lain.

Jenis Film Drama, Biography
Sutradara Pandu Adiputra
Penulis
Bintang Film Prit Timothy, Mark Sungkar, Ganda
Produser Amir Sambodo, Adie Marzuki
Produksi TVSFilms, Indovasi
Tanggal Rilis 22 Maret 2018
Durasi
Negara Indonesia
Bahasa Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *