Sekala Niskala (2018)

Sekala Niskala (2018)

Sekala Niskala (2018), ‘Sekala Niskala’ adalah film nasional berskala internasional yang bergenre drama dengan latar belakang keindahan alam serta budaya Bali. Film tontonan keluarga ini disutaradarai dan ditulis skenarionya oleh Kamila Andini. Mengenai tempat tinggal produski yang mengerjakan film ini yaitu Fourcolours Films.

Film Sekala Niskala yang mempunyai judul bhs Ingrris ‘The Seen And Unseen’ menghadirkan banyak pemain dari Bali salah satunya Ni Kadek Thaly Titi Kasih, Ida Bagus Putu Radithya Mahijasena, I Ketut Rina, Gusti Ayu Raka. Sedang pemain bintang yang tampak di film ini salah satunya Ayu Laksmi serta Happy Salma.

Film ini ceritanya begitu menarik, sayang penggarapannya dengan sedikit style teaterikal, hingga kurang familiar untuk anak-anak dan pencinta film nasional.

Film Sekala Niskala terlebih dulu telah diputar di Busan International Film Festival, Toronto International Film Festival, dan Jogja-NETPAC Asian Film Festival. Film ini memperoleh penghargaan piala Golden Hanoman, penghargaan teratas pada Jogja-NETPAC Asian Film Festival. Sebagian penghargaan beda yang sukses dicapai film Sekala Niskala salah satunya Grand Prize di Tokyo FILMEX International Film Festival 2017, Best Youth Fitur Film diajang Asia Pacific Screen Awards 2017.

Film Sekala Niskala konsentrasi ceritanya mengenai Tantri serta Tantra, anak kembar, wanita serta lelaki, yang berada tinggal di Bali. Mereka demikian akrab, bermain serta menari dengan. Satu saat Tantri ketahui kalau Tantra menanggung derita penyakit yang juga akan merenggut nayawanya. Otak Tantra mulai melemah serta dengan perlahan-lahan ia juga mesti kehilangan kekuatan indrawinya. Jalinan yang begitu kuat pada keduanya buat mereka alami peristiwa spiritual yang ajaib.

Sinopsis Film Sekala Niskala

Film Sekala Niskala menceritakan mengenai anak kembar yang bernama Tantri serta Tantra. Saat mereka tidak banyak sekali lagi untuk dapat senantiasa dengan, karena Tantra alami satu penyakit.

Satu hari di kamar rumah sakit, Tantri (10 th.) mengerti ia cuma mempunyai sedikit sisa saat untuk di habiskan dengan saudara kembarnya, Tantra. Otak Tantra melemah serta ia mulai kehilangan indranya satu per satu.

Penyakit Tantra ada hubungannya dengan peristiwa di mana ia ambil telur ditempat persembahan yang semestinya ditujukan untuk dewa. Telur yang di ambil oleh Tantra di tempat persembahan, ia beri pada Tantri untuk digoreng jadi lauk untuk makan. Kondisi ekonomi keluarga mereka memanglah tidak demikian baik hingga mereka hidup dengan begitu simpel. Telur yang mereka goring juga mereka untuk dua untuk makan. Sebelumnya menggoreng telur itu, sesungguhnya tantric telah bertanya dari tempat mana asal telur itu, namun Tantra jadi berbohong serta menyuruh Tantri untuk menggorengnya.

Sesudah makan telur itu, Tantra menghilang. Tantri yang pertama mengerti hal itu selekasnya mencari Tantra. Singkat narasi, Tantra diketemukan dalam kondisi koma serta sangat terpaksa dirawat dirumah sakit kurun waktu yang lama. Ibu Tantra serta Tantri (Ayu Laksmi) begitu terpukul dengan keadaan Tantra, namun masih tetap berupaya tegar untuk Tantri.

Tantra menggunakan saat berbaring di kamar rumah sakit, sesaat Tantri mesti terima fakta kalau ia mesti melakukan kehidupan sendiri. Nasib malang ini buat mereka mesti memendam rindu yang teramat dalam. Kondisi ini menyebabkan suatu hal di fikiran Tantri.

Untuk menyingkirkan rasa rindu yang semakin bertambah, mereka pada akhirnya merajut koneksi dalam dunia fantasi. Tantri sering terbangun di larut malam dari mimpi serta lihat Tantra. Pertemuan itu jadi satu diantara langkah untuk mereka untuk dapat bermain dengan. Malam hari jadi tempat bermain mereka. Tantri dapat bermain serta menari dengan makhluk yang tidak kasat mata. Dibawah sinar bln. purnama, Tantri menari, menari tentang tempat tinggalnya, mengenai perasaannya.

Perjalanan magis yang dihadapi oleh Tantri ini membuatnya mempunyai jalinan emosional yang dapat membuatnya mahir lakukan ekspresi badan ; pada fakta serta imajinasi, kehilangan serta keinginan.

Ke-2 anak kembar ini adalah anak yang memiliki bakat di bisang seni. Mereka dapat mengekspresikan semuanya lewat kesenian.

Bagaimana akhir cerita film ini? Akankah Tantra kembali sembuh yang lalu? Janganlah terlewat film Sekala Niskala yang selekasnya tampil di jaringan bioskop cinema21. Kunjungin situs resmi patner kami Capsa Uang Asli.

Jenis Film Drama
Sutradara Kamila Andini
Penulis Kamila Andini
Bintang Film Ni Kadek Thaly Titi Kasih, Ida Bagus Putu Radithya Mahijasena, I Ketut Rina
Produser Gita Fara, Ifa Isfansyah, Kamila Andini
Produksi Fourcolours Films
Tanggal Rilis 8 Maret 2018
Durasi
Negara Indonesia
Bahasa Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *